Hmm, menarik buat dibahas bukan?
Selama ini kita hidup di
zaman yang gak akan pernah lepas dari yang namanya teknologi, mulai bangun tidur
aja hal yang pertama dilakukan 90% remaja adalah mengecek smartphone mereka,
ngaku aja udehhhh, berharap mantan hari ini ngajakin jalan terus nonton
bioskop, haha basi. *curhat
Bioskop? Tempat buat kita nonton film – film terbaru pastinya,
banyak banget film – film yang bagus dan tentunya gak lepas dari pekembangan TIK
juga.
Apa ajasih perkembangan TIK dalam dunia perfilm-an? Beuhhh,
banyak bangettt. Gapercaya? Perlu gue jabarin satu – satu disini?
Oke yang pertama udah pasti warna, jaman dahulu film – film
itu ga berwarna alias hitam putih,sama ga bersuara, sampe akhirnya sekarang
kita bisa menikmati film denan ambar yang bagus dan suara yan jernih.
Kedua, media yang digunakan untuk menikmati film kini sudah
banyak. Jika dulu menggunakan teknologi yang sangat besar, berat, dan layarnya
sangat kecil, kini film dapat dinikmati di televisi, bioskop, atau lewat VCD
dan DVD. Selain itu, film dapat dinikmati pula di rumah dengan kualitas gambar
yang baik, tata suara yang ditata rapi, yang diistilahkan dengan home theater.
Ketiga, sekarang ada yang namanya efek CGI atau sebuah
aplikasi komputer grafis yang disebut computer generated imagery. CGI ini
sangat berguna banget dalam pembuatan film, misalnyaa ada adegan air laut
terbelah dan membentuk gelombang setinggi menara tertinggi di dunia. akibat
tumburan meteor sebesar kota New York dan siap menyelimuti kota terbesar di
dunia dan merobohkan gedung-gedung pencakar langit dalam film Deep Impact yang
begitu realistis,dan yang belum lama ini dimana saat sedang berlansung proses
pembuatan film Fast 7, pemeran utama yaitu Pail Walker meninggal dunia dan
adiknya Paul Walker menggunakan teknolgi CGI untuk membuat wajh adiknya ampak
mirip Paul Walker itu. Lokasi syuting dapat dilakukan indoor menggunakan
grenscreen, agar tidak repot – repot mencari lokasi yang sesuai semua dilakukan
menggunakan CGI. Biaya yang digunakan CGI tidak lah murah, tetapi lebih baik
mengunakan CGI daripada ngancurin gedung bukan? Haha
Keempat, alat-alat produksi seperti kamera, komputer dll
memiliki ukuran yang semakin kecil dan semakin canggih sehingga memudahkan
dalam pembuatan film. Sangat praktis kan yaaa..
Kelima, para produser membuat film-film yang lebih
imajinatif, kreatif dan modern. Film yang dihasilkan terlihat seperti nyata
berkat kemajuan teknologi saat ini. Seperti harry potter, star wars, spiderman,
transformer dll..
Keenam, saat ini tidak hanya berkembang film dengan 2
dimensi (2D) tetapi di era yang penuh dengan perkembangan teknologi dan serba
digital sekarang sudah banyak film 3 Dimensi(3D) yang sangat luar biasa.
Misalnya contoh film yang kaya dengan teknologi seperti Star Wars,yang 3D
contohnya Ice Age, dan lo tau? FROZEN… Film itu mempengaruh pola piker ade
gue yang masih SD,dimana dia percaya bahwa suatu saat nanti Indonesia bisa
turun salju dan dia bisa bikin istana nan megah di tengah komplek rumah gue yang
sumpek parah..
Dan ketujuh yang paling penting, dengan adanya perkembangan
TIK, biay produksi bisa di teken abis-abisan loh haha, biaya promosi jugaa,
tinggal taro di med-sos orang pada penasaran ntar-nya. Dan lain lain…
Gimana? Gokil kan perkembangan TIK dalam dunia perfilm-an?
Sayangnya film Indonesia masih jarang yang menggunakan efek CGI gitu – gitu
karena kita belum berani keluar dari zona nyaman kita. Tapi gue bangga juga kok
sama film – film kita hehe, keren. Apalagi sekarang lagi tenar – tenarnya anak
muda masuk industry perilm-an Indonesia,kaya Raditya Dika contohnya.. gokil!
@Prihantanto
@Prihantanto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar