Kamis, 19 Mei 2016

PERKEMBANGAN TIK TERHADAP FILM

Hmm, menarik buat dibahas bukan? 
Selama ini kita hidup di zaman yang gak akan pernah lepas dari yang namanya teknologi, mulai bangun tidur aja hal yang pertama dilakukan 90% remaja adalah mengecek smartphone mereka, ngaku aja udehhhh, berharap mantan hari ini ngajakin jalan terus nonton bioskop, haha basi. *curhat
Bioskop? Tempat buat kita nonton film – film terbaru pastinya, banyak banget film – film yang bagus dan tentunya gak lepas dari pekembangan TIK juga.

Apa ajasih perkembangan TIK dalam dunia perfilm-an? Beuhhh, banyak bangettt. Gapercaya? Perlu gue jabarin satu – satu disini?



Oke yang pertama udah pasti warna, jaman dahulu film – film itu ga berwarna alias hitam putih,sama ga bersuara, sampe akhirnya sekarang kita bisa menikmati film denan ambar yang bagus dan suara yan jernih.

Kedua, media yang digunakan untuk menikmati film kini sudah banyak. Jika dulu menggunakan teknologi yang sangat besar, berat, dan layarnya sangat kecil, kini film dapat dinikmati di televisi, bioskop, atau lewat VCD dan DVD. Selain itu, film dapat dinikmati pula di rumah dengan kualitas gambar yang baik, tata suara yang ditata rapi, yang diistilahkan dengan home theater.

Ketiga, sekarang ada yang namanya efek CGI atau sebuah aplikasi komputer grafis yang disebut computer generated imagery. CGI ini sangat berguna banget dalam pembuatan film, misalnyaa ada adegan air laut terbelah dan membentuk gelombang setinggi menara tertinggi di dunia. akibat tumburan meteor sebesar kota New York dan siap menyelimuti kota terbesar di dunia dan merobohkan gedung-gedung pencakar langit dalam film Deep Impact yang begitu realistis,dan yang belum lama ini dimana saat sedang berlansung proses pembuatan film Fast 7, pemeran utama yaitu Pail Walker meninggal dunia dan adiknya Paul Walker menggunakan teknolgi CGI untuk membuat wajh adiknya ampak mirip Paul Walker itu. Lokasi syuting dapat dilakukan indoor menggunakan grenscreen, agar tidak repot – repot mencari lokasi yang sesuai semua dilakukan menggunakan CGI. Biaya yang digunakan CGI tidak lah murah, tetapi lebih baik mengunakan CGI daripada ngancurin gedung bukan? Haha

Keempat, alat-alat produksi seperti kamera, komputer dll memiliki ukuran yang semakin kecil dan semakin canggih sehingga memudahkan dalam pembuatan film. Sangat praktis kan yaaa..

Kelima, para produser membuat film-film yang lebih imajinatif, kreatif dan modern. Film yang dihasilkan terlihat seperti nyata berkat kemajuan teknologi saat ini. Seperti harry potter, star wars, spiderman, transformer dll..

Keenam, saat ini tidak hanya berkembang film dengan 2 dimensi (2D) tetapi di era yang penuh dengan perkembangan teknologi dan serba digital sekarang sudah banyak film 3 Dimensi(3D) yang sangat luar biasa. Misalnya contoh film yang kaya dengan teknologi seperti Star Wars,yang 3D contohnya Ice Age, dan lo tau? FROZEN… Film itu mempengaruh pola piker ade gue yang masih SD,dimana dia percaya bahwa suatu saat nanti Indonesia bisa turun salju dan dia bisa bikin istana nan megah di tengah komplek rumah gue yang sumpek parah..

Dan ketujuh yang paling penting, dengan adanya perkembangan TIK, biay produksi bisa di teken abis-abisan loh haha, biaya promosi jugaa, tinggal taro di med-sos orang pada penasaran ntar-nya. Dan lain lain…


Gimana? Gokil kan perkembangan TIK dalam dunia perfilm-an? Sayangnya film Indonesia masih jarang yang menggunakan efek CGI gitu – gitu karena kita belum berani keluar dari zona nyaman kita. Tapi gue bangga juga kok sama film – film kita hehe, keren. Apalagi sekarang lagi tenar – tenarnya anak muda masuk industry perilm-an Indonesia,kaya Raditya Dika contohnya.. gokil!

@Prihantanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar